Majelis taklim selama ini dikenal sebagai ruang pengajian yang dekat dengan kehidupan masyarakat, terutama kaum perempuan. Buku ini mengangkat persoalan penting, bagaimana majelis taklim tidak berhenti sebagai tempat mendengar ceramah, tetapi tumbuh menjadi ruang belajar bersama yang hidup, terarah, dan mampu membuka akses perempuan terhadap pendidikan Islam.
Gagasan utama buku ini terletak pada pengembangan majelis taklim berbasis learning community. Pembaca diajak melihat bahwa perempuan dalam majelis taklim bukan hanya peserta pasif, melainkan bagian dari komunitas pembelajar yang saling berbagi pengalaman, berdiskusi, bertanya, memahami ajaran Islam, lalu menerapkannya dalam kehidupan keluarga dan sosial. Nah, akhirnya majelis taklim diposisikan sebagaimana mestinya: bukan rutinitas mingguan yang lewat begitu saja, tetapi ruang pendidikan yang punya daya ubah.
Buku ini menarik karena membicarakan isu yang sangat dekat dengan kehidupan umat: pendidikan perempuan, penguatan agama, partisipasi sosial, dan kebutuhan model pembelajaran yang lebih sesuai dengan zaman. Bahasannya memberi gambaran bahwa majelis taklim dapat menjadi pintu masuk bagi perempuan untuk bertumbuh secara spiritual, intelektual, dan sosial. Cocok dibaca oleh akademisi, pengurus majelis taklim, penyuluh agama, pendidik, serta siapa pun yang peduli pada pendidikan Islam yang bergerak nyata di tengah masyarakat.
| Detail Buku | |
| ISBN | 978-634-7757-41-8 |
| Penulis Buku | Dr. Marfiyanti, S.Sos.I., M.A. |
| Editor | Eka Yeyen Nuraini & Alda Anesa Vetdri |
| Desain Sampul & Tata Letak | Khairul Wahidi |
| Penerbit | CV. Metro Press Indonesia |
| Kategori | Pendidikan Islam |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Jumlah Halaman | 139 Halaman |
| Ukuran | A5 |






Ulasan
Belum ada ulasan.