,

KETIKA INGIN SEMPURNA JUSTRU MENUNDA: Perspektif Psikologi Tentang Perfeksionisme dan Prokrastinasi

Rp95.000

- +
Kategori: ,

Keinginan untuk melakukan segalanya dengan sempurna sering kali dianggap sebagai kekuatan utama dalam meraih keberhasilan. Namun, tidak sedikit orang yang justru terhenti, ragu, dan menunda langkah karena takut hasilnya tidak sesuai harapan. Buku Ketika Ingin Sempurna Justru Menunda: Perspektif Psikologi Tentang Perfeksionisme dan Prokrastinasi mengajak pembaca memahami paradoks psikologis tersebut, ketika standar tinggi yang dimaksudkan untuk mendorong kualitas justru berubah menjadi penghambat tindakan.
Melalui perspektif psikologi, buku ini membahas perfeksionisme dan prokrastinasi sebagai fenomena yang saling berkaitan, bukan sebagai kelemahan karakter semata. Pembaca diajak mengenali bagaimana pola pikir kaku, kritik diri berlebihan, kecemasan, serta tekanan sosial dapat membentuk lingkaran penundaan yang sulit diputus. Pembahasan disajikan secara sistematis dan mudah dipahami, dengan contoh yang dekat dengan pengalaman akademik, pekerjaan, dan kehidupan sehari-hari.
Pada bagian akhir, buku ini menawarkan pendekatan reflektif dan strategis untuk membangun hubungan yang lebih sehat dengan diri sendiri, tugas, dan proses kehidupan. Fokus diarahkan pada keberanian untuk memulai, penerimaan terhadap ketidaksempurnaan, serta pertumbuhan berkelanjutan yang realistis. Buku ini ditujukan bagi siapa pun yang ingin melangkah maju tanpa harus menunggu segalanya menjadi sempurna, serta membangun kehidupan yang lebih bermakna dan seimbang secara psikologis.

Detail Buku
ISBN
Penulis Buku Dr. Wahidah Fitriani, S.Psi., M.A.
Editor Eka Yeyen Nuraini & Winda Srimawati
Desain Sampul & Tata Letak Khairul Wahidi
Penerbit CV. Metro Press Indonesia
Kategori Psikologi
Tahun Terbit 2026
Jumlah Halaman 190 Halaman
Ukuran A5
Berat 250 gram
Dimensi 14 × 3 × 20 cm

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “KETIKA INGIN SEMPURNA JUSTRU MENUNDA: Perspektif Psikologi Tentang Perfeksionisme dan Prokrastinasi”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top