Buku ini menggambarkan perjalanan umrah dari perspektif tasawuf, menjadikannya lebih dari sekadar ibadah fisik—tetapi sebagai perjalanan cinta menuju Ilahi. Dimulai dengan pemahaman makna umrah dan cinta ilahiah (mahabbah), penulis menekankan bahwa setiap rangkaian ibadah, dari ihram hingga tahallul, merupakan simbol penanggalan ego dan penyerahan diri total kepada Allah. Baitullah tidak hanya menjadi tujuan fisik, tetapi juga simbol pertemuan spiritual antara hamba dan Sang Kekasih.
Setiap bab mendalami makna batin dari rukun-rukun umrah—thawaf sebagai putaran cinta kosmis, sa’i sebagai lambang perjuangan dan keyakinan, serta tahallul sebagai bentuk kelahiran spiritual baru. Pengalaman ziarah ke Raudhah dan makam Rasulullah digambarkan sebagai momen puncak mahabbah, kerinduan, dan taqarrub kepada Nabi. Perjalanan ini ditutup dengan refleksi mendalam di Jabal Rahmah, tempat kisah cinta Adam dan Hawa menjadi inspirasi bagi relasi manusia dalam bingkai rahmah dan pengampunan.
Melalui pendekatan tasawuf, buku ini tidak hanya menjadi panduan umrah secara ruhani, tetapi juga menyajikan testimoni dan transformasi batin para jamaah. Di bagian akhir, penulis menekankan bahwa umrah bukanlah akhir, melainkan awal dari hidup baru sebagai hamba yang telah merasakan kehadiran Ilahi secara langsung. Buku ini mengajak pembaca tidak hanya kembali dari Makkah, tetapi juga pulang dengan jiwa yang lebih bersih, cinta yang lebih dalam, dan kehidupan yang lebih bermakna.
| Detail Buku | |
| QRCBN | 62-7083-5179-900 |
| Penulis Buku | Dr. H. Imron Natsir, S.E., M.M., CWC |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed |
| Penyunting | Mulyani, S. Sos |
| Desain Sampul & Tata Letak | Khairul Wahidi, S.AP |
| Penerbit | CV. Metro Press Indonesia |
| Kategori | Agama Islam |
| Tahun Terbit | 2025 |
| Jumlah Halaman | 122 Halaman |
| Ukuran | A5 |






Ulasan
Belum ada ulasan.