,

HUBUNGAN DIPLOMATIK INDONESIA DAN TAKHTA SUCI DI MASA PEMERINTAHAN SOEHARTO SEBELUM RATIFIKASI KONVENSI WINA 1961

Rp125.000

- +

Buku Hubungan Diplomatik Indonesia dan Takhta Suci di Masa Pemerintahan Soeharto Sebelum Ratifikasi Konvensi Wina 1961 mengulas secara komprehensif dinamika hubungan diplomatik antara Indonesia dan Takhta Suci pada masa awal pemerintahan Orde Baru, ketika ketentuan Konvensi Wina 1961 belum menjadi landasan hukum yang diratifikasi oleh Indonesia. Pembahasan diawali dengan konsep dasar hubungan diplomatik, kedudukan Takhta Suci sebagai subjek hukum internasional yang unik, serta sejarah terbentuknya hubungan diplomatik Indonesia–Takhta Suci sejak masa awal kemerdekaan hingga memasuki era Soeharto. Buku ini juga menjelaskan bagaimana prinsip politik luar negeri bebas aktif, kondisi politik domestik, serta pengaruh konstelasi Perang Dingin membentuk arah kebijakan diplomasi Indonesia terhadap Takhta Suci dalam berbagai aspek politik, hukum, dan hubungan antarnegara.

Lebih lanjut, buku ini mengkaji praktik hubungan diplomatik sebelum ratifikasi Konvensi Wina 1961 dengan menyoroti dasar hukum yang digunakan, mekanisme perlindungan diplomat, serta berbagai tantangan yang muncul akibat belum adanya kepastian hukum internasional yang mengikat. Analisis mengenai kelemahan sistem pra-ratifikasi memberikan gambaran mengenai pentingnya pengaturan hak, kewajiban, imunitas, dan perlindungan diplomatik dalam menjaga hubungan bilateral yang stabil. Dengan memadukan perspektif hukum internasional, sejarah diplomasi, dan politik luar negeri Indonesia, buku ini menjadi referensi yang bernilai bagi akademisi, mahasiswa, peneliti, maupun pembaca umum yang ingin memahami perkembangan hubungan diplomatik Indonesia dan Takhta Suci serta signifikansi ratifikasi Konvensi Wina 1961 dalam memperkuat praktik diplomasi modern.

Detail Buku
ISBN
Penulis Buku Agustinus Supriyanto
Editor Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed.
Penyunting Rizki Dewi Astuti, S.S., Gr.
Desain Sampul & Tata Letak Khairul Wahidi, S.AP.
Penerbit CV. Metro Press Indonesia
Kategori Hubungan Internasional
Tahun Terbit 2026
Jumlah Halaman 246 Halaman
Ukuran A5

 

Berat 400 gram
Dimensi 14 × 3 × 20 cm

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “HUBUNGAN DIPLOMATIK INDONESIA DAN TAKHTA SUCI DI MASA PEMERINTAHAN SOEHARTO SEBELUM RATIFIKASI KONVENSI WINA 1961”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top